Jakarta (KABARIN) - Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso menunjukkan semangat tinggi jelang duel penting melawan Bosnia dan Herzegovina pada final playoff Piala Dunia 2026.
Laga ini akan digelar di Zenica pada Rabu setelah Italia berhasil melewati Irlandia Utara dan Bosnia menyingkirkan Wales lewat drama adu penalti.
Gattuso menilai pertandingan seperti ini adalah momen yang selalu dinantikan oleh setiap pemain dan pelatih karena penuh tekanan sekaligus tantangan besar.
“Siapa pun yang bermain sepak bola, hidup untuk momen seperti ini. Secara pribadi, saya merasakan ketegangan yang luar biasa, dan tidak ada yang lebih baik dari itu. Jika Anda tidak merasakannya, lebih baik berhenti bermain atau pulang sebagai pelatih,” ujar Gattuso kepada Sky Sport Italia pada Senin.
Italia sendiri melaju ke partai puncak playoff setelah menang 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal berkat gol Sandro Tonali dan Moise Kean yang memastikan kemenangan.
Sementara itu Bosnia harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke final setelah menyingkirkan Wales melalui adu penalti 4-2 di Cardiff dalam laga yang berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir imbang. Di pertandingan itu, Edin Dzeko yang sudah berusia 40 tahun tetap mampu mencetak gol penting untuk timnya.
Gattuso menegaskan bahwa skuadnya sangat menyadari besarnya tekanan di laga ini mengingat Italia gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia sebelumnya meski sempat berjaya di Euro 2021.
“Kami tahu banyak yang dipertaruhkan. Kami sadar Italia absen di dua Piala Dunia terakhir, tetapi energi itu harus kami simpan untuk pertandingan, bukan dihabiskan sebelumnya,” kata Gattuso.
Ia juga menilai perkembangan tim dalam beberapa bulan terakhir berjalan positif terutama dari sisi mental dan semangat juang pemain yang semakin kuat.
“Dalam tujuh bulan terakhir, tim ini berkembang pesat. Mungkin kami tidak selalu bermain indah, tapi itu tidak masalah. Sejarah kami menunjukkan bahwa dengan mentalitas, rasa lapar, dan kemampuan menghadapi kesulitan, kami bisa meraih hal-hal luar biasa,” ujarnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026